Harapan merupakan bahan dasar untuk membangun sukses. Harapan dikristalisasi menjadi iman, iman menjadi tekad, dan tekad menjadi tindakan. Menurut Napoleon Hill, secara prinsip harapan mengalir dari imajinasi Anda, mengalir dari mimpi-mimpi Anda tentang dunia yang lebih baik, kehidupan yang lebih baik, dan masa depan yang lebih baik.
Menurutnya, dengan berlandaskan pada harapan, kita akan memutuskan apa tujuan spesifik hidup kita, kemudian mengubahnya menjadi kenyataan. Lalu Napoleon Hill bercerita tentang James J. Hill. Hill yang satu ini dulunya adalah karyawan kantor telegram, kemudian dia menjadi seorang tokoh besar di bidang jalan kereta api.
Suatu hari, James H. Hill mengirimkan berita milik seorang wanita yang ditujukan pada teman yang suaminya telah terbunuh. Hill mendapatkan inspirasi dari pesan yang disampaikannya. “Kesedihan Anda bisa dikurangi dengan harapan bahwa Anda akan menemui suami Anda di dunia yang lebih baik.” Begitu bunyi pesan itu.
Hill menemukan kata “harapan” yang kemudian melekat erat dalam pikirannya. Dia mulai berpikir tentang kekuatan-kekuatan dan kemungkinan-kemungkinan yang berasal dari harapan. Harapan ini telah membuat dia bermimpi bahwa suatu hari nanti dia akan membangun jalan kereta api baru menuju Barat. Mimpi ini berkembang menjadi tekad yang kuat sehingga Hill berhasil mewujudkannya. Mimpi seorang karyawan kantor telegram, yang dibangun di atas kemungkinan-kemungkinan yang berasal dari satu kata, berlanjut menjadi sistem Great Northern Railway.
Cerita
lain dikisahkan Napoleon Hill mengenai Manuel L. Quezon. Quezon berani
bermimpi dan berharap untuk memiliki pemerintahan sendiri atas kepulauan
Filipina yang dicintainya. Quezon bahkan berani berharap bahwa suatu
hari nanti dia akan menjadi Presiden Republik Filipina yang merdeka.
Harapannya menjadi iman yang mendalam dan kemudian berubah menjadi
tindakan. Dia berkampanye agar dipilih menjadi komisioner wilayah
kepulauan.Selama dua puluh empat tahun Quezon memperluas setiap usahanya agar suatu hari nanti wilayah Filipina menjadi negara yang merdeka. “Saya tahu hal ini karena dia adalah teman baik saya dan dia mengizinkan saya untuk sering menasihati dia tentang cara-cara meraih tujuan politiknya,” kata Napoleon Hill. Pada hari di saat Quezon diangkat menjadi Presiden Republik Filipina yang baru, dia mengirimkan telegram yang bunyinya, “Saya mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang terdalam atas inspirasi yang Anda berikan untuk saya agar tetap memiliki nyala api harapan di dalam hati saya sampai hari kemenangan besar ini.”
Pelajaran yang dapat Anda petik dari cerita Quezon adalah bahwa Anda harus memiliki imajinasi yang bebas menciptakan harapan. Beranikan diri Anda untuk memimpikan tentang hal-hal besar. Penuhi diri Anda dengan iman bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang mustahil.
Posting Komentar